INTRODUCTION

Jumlah bencana alam dan korban yang ditimbulkannya meningkat secara signifikan di kawasan Asia dan Pasifik. Banyak korban yang menderita pasca terjadinya bencana alam seperti di peristiwa gempabumi dan tsunami di tahun 2004 dan yang terkini adalag gempabumi di Nepal tahun 2015. Bagaimana mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terjadinya bencana untuk meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan, adaah sesuatu yang tidak dapat ditawar lagi.

“Sai Fah: Sang Fighter Banjir” adalah aplikasi mobile yang pertama yang dikembangkan oleh UNESCO Bangkok dan Opendream dengan didukung oleh Japanese Funds-in-Trust (JFIT) untuk memampukan pengguna game belajar bagaimana melindungi diri mereka dan orang-orang di sekitar dari bencana banjir. Game Sai Fah sudah diunduh oleh sekitar 100.000an pengguna di 140 negara dan dalam 4 bahasa: Thai, Inggris, Prancis, dan Bahasa Indonesia.

Mengikuti kesuksesan Sai Fah, game baru yang berjudul “Tanah: Sang Fighter Tsunami dan Gempabumi” dikembangkan untuk mengedukasi pengguna game tentang bagaimana melindungi diri mereka dari Gempabumi dan Tsunami, menyajikan pelajaran kunci tentang bagaimana bertahan hidup menghadapi fase-fase bencana – persiapan, respons, dan pemulihan – melalui lebih dari 20 tahap permainan yang disamping menarik juga menantang. Game Tanah akan hadir dalam bahasa Indonesia, Inggris, sdan Nepal; serta ada kemungkinan untuk hadir dalam bahasa lainnya. Tanah ditargetkan akan dirilis pada bulan November 2015 dengan dukungan dari Red Cross dan USAID.

Collaboration with